Sabtu, 30 September 2017


 BANGUNAN HEMAT ENERGI
Hasil gambar untuk contoh bangunan hemat energi
Bangunan Hemat Energi
Seiring dengan isu berkembangnya global warming,kesadaran manusia untuk menjaga bumi terus meningkat,manusia semakin sadar bahwa ekstensinya tidak mungkin lepas dari dukungan sumber daya alam sekitarnya.sumber daya alam pada dasarnya di bedakan menjadi sumber daya alam yang dapat diperbaharui dan yang tidak dapat diperbaharui.listrik adalah salah satu bentuk energi yang paling dibutuhkan oleh manusia.segala kegiatan dan sebagian besar perabotan manusia sudah memakai energi listrik.sampai saat ini,khususnya di Indonesia,masih mengandalkan bahan bakar fosil untuk memproduksinya.hal ini menjadikan energi listrik sebagai bagian dari sumber daya alam yang tidak dapat di perbaharui.pertumbuhan properti,khususnya rumah tinggal diperkotaan padat penduduk indonesia,seperti rumah bertipe townhouse berkembang menjadi tren.pada umumnya rumah bertipe ini dibangun berdempetan sehingga kurangnya pencahayaan alami dari matahari pada waktu pagi maupun pada waktu sore hari.hal ini berdampak pada penggunaan cahaya buatan walaupun di siang hari.
Penghematan energi bisa dilakukan lewat berbagai cara, diantaranya dengan merancang bangunan hemat energi. Rancangan bangunan hemat energi terutama mengarah pada penghematan penggunaan listrik.Dengan strategi perancangan tertentu, bangunan dapat memodifikas menjadi ruangan yang nyaman tanpa banyak mengonsumsi energi listrik. Kebutuhan energi per kapita dan nasional dapat ditekan jika secara nasional bangunan dirancang dengan konsep hemat energi semacam ini.
Contohnya di sekolah menengah negeri kejuruan 13 yang bertempat di kota Bandung, kami mempunyai gedung sekolah yang dalam hal pencahayaan bisa menggunakan cahaya matahari sebagai sumbernya.
”lab Micro Biologi mendapat pencahayaan yang cukup pada waktu pagi hari maupun sore hari”ujar Prastika Nur Ramadani,siswi analis kimia 13.
Adapun bangunan disekolah kami yang kurang pencahayaan,yang terletak diwilayah bangunan lama.disana keadaannya sangat kurang pencahayaan dari sinar matahari,jadi diruangan tersebut untuk pencahayaan harus dibantu oleh lampu,meskipun pada siang hari dan itu termasuk pemborosan listrik.jika dihitung:
5 Lampu berdaya 20 watt.
Total untuk 5 lampu adalah 100 watt. Lama waktu pemakaian per harinya adalah sekitar 12 Jam, dari pukul 18:00 sore sampai pukul 6:00 pagi. Jadi total pemakaian listrik selama satu jam adalah 12 jam dikalikan 100 watt, 12 x 100= 1200 watt jam, atau dalam dunia kelistrikan di sebut dengan satuan watt hour. Untuk perhitungan daya listrik PLN pemakaian satuannya dalam kWh atau Kilo watt hour atau 1000 watt hour. Oleh karena itu untuk menentukan nilai KWHnya maka setiap nilai watt Hour harus dibagi 1000. Dalam contoh ini pemakaian daya listriknya adalah 1200/1000= 1,2 kWh.
Total pemakaian perbulan adalah 1,2 x 30 hari = 36 kWh.
3 lampu berdaya 14 watt, total daya adalah 42 watt
Total untuk 3 lampu adalah 42 watt. Lama waktu pemakaian per harinya adalah sekitar 12 Jam, dari pukul 18:00 sore sampai pukul 6:00 pagi. Jadi total pemakaian listrik selama satu jam adalah 12 jam dikalikan 42 watt, 12 x 42= 504watt jam, atau nilai kWh nya setara dengan 504/1000= 0,504 kWh.
Total pemakaian perbulan adalah 0,504KWH x 30 hari = 15,12 kWh.
2 lampu berdaya 7 watt, total daya adalah 14 watt
Total untuk 2 lampu adalah 14 watt. Lama waktu pemakaian per harinya adalah sekitar 12 Jam, dari pukul 18:00 sore sampai pukul 6:00 pagi. Jadi total pemakaian listrik selama satu jam adalah 12 jam dikalikan 14 watt, 12 x 14= 168watt jam, atau nilai kWh nya setara dengan 168/1000= 0,168 kWh.
Total pemakaian perbulan adalah 0,168KWH x 30 hari = 5,04 kWh
Sedangkan disekolah kami waktu penggunaan lampu -/+ 24 jam.maka sekolah dalam satu bulan menghabiskan daya listrik sebesar :
Jika menggunakan 5 lampu berdaya 20 watt.total 5 lampu adalah 100 watt. 24 x 100 = 2400 watt jam, atau dalam dunia kelistrikan di sebut dengan satuan watt hour. Untuk perhitungan daya listrik PLN pemakaian satuannya dalam kWh atau Kilo watt hour atau 1000 watt hour. Oleh karena itu untuk menentukan nilai KWHnya maka setiap nilai watt Hour harus dibagi 1000. Dalam contoh ini pemakaian daya listriknya adalah 2400/1000 = 2,4 kWh.
Total pemakaian perbulan adalah 2,4 x 30 hari = 72 kWh.
3 lampu berdaya 14 watt, total daya adalah 42 watt.
24 x 42= 1008 watt jam, atau nilai kWh nya setara dengan 1008/1000 = 1,008 kWh.
Total pemakaian perbulan adalah 1,008 x 30 hari = 30,24 kWh.
2 lampu berdaya 7 watt, total daya adalah 14 watt.
24 x 14= 336 watt jam, atau nilai kWh nya setara dengan 336/1000= 0,336 kWh.
Total pemakaian perbulan adalah 0,336 x 30 hari = 10,08 kWh


Maka dari itu untuk solusi untuk menghemat penggunaan lampu,yaitu dengan menggunakan lampu LED. Lampu LED adalah lampu varian baru yang bisa mencegah biaya listrik yang terlalu membludak.Bentuk lampu ini mirip dengan lampu bohlam, tapi tentu hadir dengan teknologi yang berbeda dan lebih canggih.Harganya memang lebih mahal dibandingkan lampu yang umum dijumpai, tapi manfaatnya luar biasa jika sudah menggunakannya. Biaya bulanan untuk rekening listrik bisa dipangkas sampai 40% dari penggunaan lampu biasa.
Maka dari pernyataan di atas,kita bisa menyimpulkan bahwa penggunaan lampu disekolah bisa dihemat mengguanakn lampu LED,maka dari itu pihak sekolah seharusnya lebih bijak dan cermat untuk masalah seperti ini supaya penggunaan lampu tidak boros dalam penggunaannya, dengan mengganti lampu, yang akan berdampak positif untuk kedepannya.
Diharapkan dengan langkah sederhana ini, dapat mengurangi sedikit penggunaan listrik dalam hal penerangan.dan yang kita tahu bahwa penggunaan lampu sangat dibutuhkann oleh manusia di seluruh dunia,maka dari itu kita harus menghemat penggunaan listrik agar anak cucu kita bisa menggunakannya kelak di masa depan nanti.

Sumber :
http://www.norisanto.com/listrik/berapa-sebenarnya-daya-listrik-yang-kita-pakai-sehari-hari-di-rumah/ (Diakses pada 23 September 2017)
https://puteka85.blogspot.co.id/2015/06/berkat-lampu-led-biaya-listrik-di-rumah-bisa-dipangkas-lumayan/ (Diakses pada 23 September 2017)
http://integriti.web.id/2017/02/01/bangunan-hemat-energi-di-indonesia/ (diakses pada 20 september 2017)



KONSEP ARSITEKTUR DAN LINGKUNGAN 

Senin, 25 September 2017

ARSITEKTUR DAN LINGKUNGAN
Hasil gambar untuk pengertian arsitek dan lingkungan

Pengertian Arsitektur

        Arsitektur adalah seni dan ilmu dalam merancang bangunan. Dalam artian yang lebih luas, arsitektur mencakup merancang dan membangun keseluruhan lingkungan binaan, mulai dari level makro yaituperencanaan kota, perencanaan perkotaan, arsitektur lansekap, hingga ke level mikro yaitu desain bangunan, desain parabot dan desain produk. Arsitektur juga merujuk kepada hasil-hasil proses perancangan tersebut.


Pengertian Lingkungan

      Lingkungan adalah kombinasi antara kondisi fisik yang mencakup keadaan sumber daya alam seperti tanah, air, energi surya, mineral, serta flora dan fauna yang tumbuh di atas tanah maupun di dalam lautan, dengan kelembagaan yang meliputi ciptaan manusia seperti keputusan bagaimana menggunakan lingkungan fisik tersebut.
     Bagi sebagian besar orang, waktu mereka dihabiskan untuk terlibat dalam organisasi baik formal maupun informal. Sejak kita memasuki masa sekolah hingga hidup bermasyarakat, tentunya banyak sekali kegiatan ekstrakurikuler yang diikuti, seperti kelompok paduan suara, tim olahraga, kelosmpok musik atau drama, organisasi keagamaan di lingkungan tempat tinggal, atau juga bisnis. 
     Organisasi formal merupakan sistem tugas, hubungan, wewenang, tanggung jawab, dan pertanggung jawaban yang dirancang oleh manajemen agar pekerjaan dapat dilakukan. Sedangkan organisasi informal adalah suatu hubungan jaringan pribadi dan sosial yang mungkin tidak dilakukan atas dasar hubungan wewenang formal. Organisasi informal dapat terbentuk di dalam perusahaan karena adanya interaksi antar karyawan, contohnya kelompok arisan pada suatu kantor. Organisasi informal muncul karena adanya kebutuhan pribadi dan kelompok dalam suatu organisasi. 

     Organisasi formal merupakan sistem tugas, hubungan, wewenang, tanggung jawab, dan pertanggung jawaban yang dirancang oleh manajemen agar pekerjaan dapat dilakukan. Sedangkan organisasi informal adalah suatu hubungan jaringan pribadi dan sosial yang mungkin tidak dilakukan atas dasar hubungan wewenang formal. Organisasi informal dapat terbentuk di dalam perusahaan karena adanya interaksi antar karyawan, contohnya kelompok arisan pada suatu kantor. Organisasi informal muncul karena adanya kebutuhan pribadi dan kelompok dalam suatu organisasi. 


ENGARUH ARSITEKTUR DAN LINGKUNGAN

         Seorang arsitek, adalah seorang ahli di bidang ilmu arsitektur, ahli rancang bangun atau ahli lingkungan binaan.
          Istilah arsitek seringkali diartikan secara sempit sebagai seorang perancang bangunan, adalah orang yang terlibat dalam perencanaan, merancang, dan mengawasi konstruksi bangunan, yang perannya untuk memandu keputusan yang mempengaruhi aspek bangunan tersebut dalam sisi astetika, budaya, atau masalah sosial. Definisi tersebut kuranglah tepat karena lingkup pekerjaan seorang arsitek sangat luas, mulai dari lingkup interior ruangan, lingkup bangunan, lingkup kompleks bangunan, sampai dengan lingkup kota dan regional. Karenanya, lebih tepat mendefinisikan arsitek sebagai seorang ahli di bidang ilmu arsitektur, ahli rancang bangun atau lingkungan binaan.
Arti lebih umum lagi, arsitek adalah sebuah perancang skema atau rencana.
"Arsitek" berasal dari Latin architectus, dan dari bahasa Yunani: architekton (master pembangun), arkhi (ketua) +tekton (pembangun, tukang kayu).
Dalam penerapan profesi, arsitek berperan sebagai pendamping, atau wakil dari pemberi tugas (pemilik bangunan). Arsitek harus mengawasi agar pelaksanaan di lapangan/proyek sesuai dengan bestek dan perjanjian yang telah dibuat. Dalam proyek yang besar, arsitek berperan sebagai direksi, dan memiliki hak untuk mengontrol pekerjaan yang dilakukan kontraktor. Bilamana terjadi penyimpangan di lapangan, arsitek berhak menghentikan, memerintahkan perbaikan atau membongkar bagian yang tidak memenuhi persyaratan yang disepakati.
Namun dalam penerapan pekerjaan arsitektur jarang yang memperhatikan dampak lingkungan binaan sekitar
Pengaruh posotif pekerjaan arsitek terhadap lingkungan

  1. Memperhatikan hubungan antara ekologi dan arsitektur, yaitu hubungan antara massa bangunan dengan makhluk hidup yang ada disekitar lingkungannya, tak hanya manusia tetapi juga flora dan faunanya. Arsitektur sebagai sebuah benda yang dibuat oleh manusia harus mampu menunjang kehidupan dalam lingkugannya sehingga memberikan timbal balik yang menguntungkan untuk kedua pihak. Pendekatan ekologis dilakukan untuk menghemat dan mengurangi dampak  – dampak negatif yang ditimbulkan dari terciptanya sebuah massa bangunan, akan tetapi dengan memanfaatkan lingkungan sekitar. Contoh terapannya yaitu, munculnya trend green design.
  2. Memberikan dampak pada estetika bangunan
  3. Dapat memberikan pemecahan masalah pada tata letak bangunan atau kota.
  4. Memperhatikan kondisi lahan yang akan dibangun. Sebagai contoh bila bangunan akan didirikan pada lahan yang memiliki kemiringam, maka dengan pendekatan ekologis bisa dicarikan solusinya seperti memperkuat pondasi, atau menggabungkan unsur alam pada lingkungan dengan bangunan yang ada sehingga semakin estetis bangunan yang tercipta.
 Contoh :
        Taman ismail marzuki, Cikini, Jakarta Pusat.
        banyaknya lingkungan hijau di site bangunan tersebut dan pembuatan taman pada atap                         sehingga membuat dampak positif untuk mengurangi dampak global warming.

  • Sebagai taman hijau kota.
  • Pembuatan the "Artificial Sungai" dibuat sepanjang sisi barat laut situs untuk membantu mengumpulkan air hujan untuk didaur ulang dan mengganti pagar sebagai batas ramah antara taman dan sekitarnya.

KOMPUTER ARSITEKTUR (kosultan asritektur)

FTSP UG 2016

http://www.gunadarma.ac.id/id/pages/id-fakultas.html
Diberdayakan oleh Blogger.
Powered By Blogger

MAHASISWA ARSITEKTUR 2016

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

About

GUNADARMA UNVERSITY

http://www.gunadarma.ac.id/

Popular Posts

Blog Archive